Kapten Real Madrid Mengirimkan Pesan Damai ke Salah
VIVA – Kapten Real Madrid,
Sergio Ramos, menjadi pemain yang paling disorot penampilannya saat duel dengan
Liverpool di partai final Liga Champions, dini hari tadi. Predikat pahlawan
sekaligus penjahat disandang sekaligus dalam pertandingan itu.
Ramos menjadi sosok sentral di balik kokohnya tembok pertahanan Los
Blancos. Dia mengawal dengan baik pergerakan Mohamed Salah sehingga membuatnya
sulit bergerak bebas.
Tugas itulah yang membuatnya sekaligus menjadi penjahat. Sebab, dia
menjadi biang keladi yang membuat pemain asal Mesir harus keluar lapangan lebih
cepat.
Salah terlibat kontak dengan Ramos di tengah pertandingan babak pertama.
Namun, ketika pemain asal Spanyol itu terjatuh, dia ikut menarik tangan Salah
dan tak melepaskannya hingga tertiban tubuh Ramos.
Sontak saja, Salah mengerang kesakitan di bahunya. Sempat menahan sakit
selama beberapa menit, akhirnya eks pemain AS Roma itu menyerah dan
meninggalkan lapangan sambil menangis.
Manajer Liverpool, Juergen Klopp, bahkan sampai menyebut insiden
tersebut mirip dengan bermain gulat di tengah pertandingan. Dan Ramos memiliki
cara tersendiri untuk menyudahi perselisihan ini.
Caranya, dia mengirim pesan damai untuk Salah melalui akun Twitter
pribadinya. Dia juga mendoakan agar pemain 25 tahun cepat pulih dari cedera.
"Terkadang, sepakbola menunjukkan jika Anda berada di sisi yang
baik dan terkadang berada di sisi yang buruk. Di atas semua, kami adalah
saudara," tulis eks pemain Sevilla yang juga menyebut akun Salah dalam
cuitannya dikutip Liverpool Echo.
Hilangnya Salah terbukti mengurangi daya gedor Liverpool. Di akhir laga,
The Reds harus tertunduk lesu lantaran gagal juara setelah dikalahkan Madrid
dengan skor 1-3. (ase)
El fútbol te enseña la cara más dulce a veces y la más amarga otras. Ante todo somos compañeros. Pronta recuperación, Salah. El futuro te espera.||Sometimes football shows you it's good side and other times the bad. Above all, we are fellow pros. #GetWellSoon @MoSalah— Sergio Ramos (@SergioRamos) 27 Mei 2018
Post a Comment